Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana (PDNA) di Indonesia di level Provinsi, Kabupaten, dan Kotamadya di Jawa Tengah

Sejak 2008, UNDP melalui proyek Pengurangan Risiko Bencana berbasis Rehabilitasi dan Rekonstruksi (DR4) telah mendukung Pemerintah Indonesia dalam melakukan dan membangun pendekatan yang lebih komprehensif terhadap Pengkajian Kebutuhan PaskaBencana (PDNA) di Indonesia sebagai dasar perumusan Kerangka Pemulihan atau Rencana Aksi Rehabilitasi Pasca Bencana dan Rekonstruksi (RENAKSI).

Pengkajian Kebutuhan Paska Bencana Indonesia (iPDNA) telah ditetapkan melalui PERATURAN Kepala BNPB 15/2010. Sebagai peraturan baru, peraturan ini memerlukan sosialisasi yang mendalam dan peningkatan kapasitas. UNDP bekerjasama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) telah mendukung sepenuhnya pengembangan manual I-PDNA. Saat ini, pada gilirannya, UNDP memiliki keinginan untuk mendukung BNPB dengan pengembangan pelatihan untuk pelatih manual I-PDNA.

UNDP dan BNPB sepakat untuk mengembangkan manual pelatihan I-PDNA yang terdiri dari pelatihan untuk pelatih pengguna, dan panduan pelatihan bagi para pengambil keputusan (walikota, kepala kabupaten-bupati, gubernur dll) dan manual pelatihan bagi I-PDNA tim pelaksana di tingkat nasional dan lokal. MRR-DR4 dengan dukungan dari BPBD Jawa Tengah telah merencanakan untuk melakukan pelatihan bagi 27 BPBD dari berbagai kabupaten dan kotamadya di Provinsi Jawa Tengah, dengan dukungan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan BNPB.